Aikido: Jalan Keselarasan

review20071113120458_30_0Sebagian orang mengartikan aikido sebagai ilmu bela diri yang mengandalkan patahan pergelangan tangan, atau sebagai cara untuk menerima pertentangan tanpa berlawanan, atau teknik menggunakan atau meminjam tenaga lawan. Pengertian-pengertian itu mengandung kebenaran, namun tidak satupun mengandung aspek spiritual. Sedangkan aikido justru menekankan spiritualitas dalam latihannya.

Dalam melakukan gerakan-gerakan aikido, aikidoka memusatkan pikirannya pada tan tien, di dalam perut bagian bawah. Tan tien bukan hanya titik pusat tubuh, melainkan pusat energi spiritual. Sama halnya dengan jantung yang mendistribusikan darah ke seluruh tubuh, tan tien mendistribusikan chi ke seluruh tubuh. Tan tien juga ada di tengah kepala.

Dengan berlatih aikido secara tekun dan berkelanjutan, tan tien bawah dan tan tien atas akan terhubungkan. Kita dapat menyatukan tubuh dengan pikiran sehingga kita dapat memperoleh tenaga spiritual.

Read More »

Iklan

PRINSIP TEHNIK DALAM AIKIDO

Sering terjadi pemahaman yang salah dalam melakukan teknik Aikido (waza) hanya sebatas menguasai banyak gerakan yang pada akhirnya menimbulkan konflik baru tanpa menyadari gerakan tersebut menjadi lemah (tidak bertenaga). Seiring dengan berjalannya waktu selama mengikuti latihan, akhirnya saya mengetahui bahwa untuk mencapai penguasaan gerakan tersebut harus terlebih dahulu memahami salah satu prinsip dasar teknik Aikido yaitu “kamae,” atau yang dikenal dalam beladiri pada umumnya disebut kuda-kuda.

Kamae adalah posisi siap untuk mengeksekusi teknik. Untuk mengembangkan tenaga yang terfokus (suchu-ryoku), latihan pertama yang penting adalah kamae. Setelah mendapatkan pusat yang stabil pada kamae, kemampuan untuk melakukan teknik akan lebih terjaga. Sikap kamae harus tetap dalam keadaan dimana titik keseimbangan tubuh Read More »